FeatureNews

ROAR Tahun 2020, Kampanye Maskermu Harimaumu

0
ROAR tahun 2020
panitia ROAR tahun 2020 (bayu)

STARJOGJA.COM, Info – Rhapsody Of The Archipelago: Gamelan 4.0 (ROAR GAMA 4.0) di Lapangan Pancasila Grha Sabha Pramana (GSP) UGM pada Sabtu, 30 November 2019 lalu menjadi pagelaran yang fenomenal. Pementasan kolosal yang menggabungkan seni gamelan dengan perpaduan musik kekinian itu di tahun 2020 ROARditunda.

Ishari Sahida atau yang lebih dikenal sebagai Ari Wulu Program Director ROAR GAMA 4.0. yang kini Project Director ROAR 2020 mengatakan alasan mengapa tahun ini tidak menyelenggarakan ROAR terlebih dahulu.

“Karena kami menyiapkan kampanye Maskermu Harimaumu. Ini awal menyiapkan Roar Gama tahun 2021,” katanya di Cafe Titik 0 KM Jogja Senin (21/12/2020).

Ari Wulu mengatakan alasan penundaan event kolosal terbesar di UGM ini berkaca dengan kasus Covid-19 saat ini. Saat ini kasus Covid-19 yang tinggi dan selain itu karena pihak panitia tengah menyiapkan konsep terbaru nantinya.

“Kami menyiapkan masker karena lebih penting untuk tetap sehat agar bisa senang senang di ROAR di tahun 2021. Ini memberikan kesadaran memakai masker. Roar mengedepankan ke dunia internasional. Kemarin di gamelan dan instrumen, hari ini kalau kita merasakan untuk itu sebenarnya tidak apa apa. Ternyata kesadaran lebih penting,” katanya.

“Kita mencari format pesan yang baru. Roar kalo mencari jalur masker, ini salah satu usaha kami. Kok ora virtual tapi ya ini kesadaran untuk memakai masker.”

Dr Najib Asca, Pemerhati Budaya mengatakan ia masih melihat Roar 2019 yang begitu sukses dilakukan. Sebab, penampilan Roar Gama 2019 menjadi pementasan yang besar di UGM.

“Kita menggelar acara yang belum pernah terjadi setidaknya di UGM dengan panggung yang besar bahkan panggung yang paling besar. Melangsungkan macem macem mulai dari seni musik dengan koor gamelan ada festival dan lainnya. Kita coba memainkan musik dengan gamelan,” katanya.

Ketua Panitia Roar Gama 4.0 ini mengatakan acara yang akan dilangsungkan pada 10 Oktober 2020 ini harus ditunda karena pandemi Covid-19. Najib mengatakan melihat perkembangan kasus Covid-19, tahun ini Roar mengubah rencana.

“Kita rubah menggeser dan tahun ini menggaungkan pemakaian masker. Maskermu Harimaumu. Kenapa tema ini penting. Karena pandemi ini pengetahuan soal Covid berubah. Jaga kesehatan karena kami akan hadir di tahun 2021 dengan inovasi yang baru nanti.Semoga bisa kita gelar dengan lebih baik dan menampilkan kekayaan budaya kita,” katanya.

Bayu

Mulai Besok, Naik Kereta Api Menunjukkan Hasil Rapid Test Antigen

Previous article

Sah! Presiden Reshuffle Kabinet Indonesia Maju

Next article

You may also like

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Feature