Kab Sleman

Warga Lereng Merapi Mendapatkan Paparan BPPTKG

0
awan panas merapi
Ilustrasi luncuran Gunung Merapi (foto : BPPTKG)

STARJOGJA.COM, Info – Warga Kalitengah Lor, Glagaharjo, Cangkringan, Sleman, mendapatkan paparan langsung oleh Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) soal aktivitas Gunung Merapi. Berstatus siaga level III di aula balai desa Glagaharjo, Cangkringan, Sleman BPPTKG memberikan penjelasan pada Selasa (5/12/2021).

Lurah Glagaharjo Suroto mengatakan pihaknya memang menginisiasi terselenggaranya acara yang melibatkan BPPTKG dan masyarakat di wilayah Glagaharjo yang terdampak langsung bahaya Gunung Merapi. Sosialisasi yang dilakukan langsung oleh BPPTKG kepada warga juga dalam rangka menanggapi aktivitas Gunung Merapi yang memang terus mengalami peningkatan.

“Terkait dengan sosialisasi dari BPPTKG, Intinya kita kan pengen kelurahan ini bekerja sama dengan tokoh masyarakat, lembaga terkait, dan juga relawan untuk bersama-sama menyikapi aktivitas Gunung Merapi akhir-akhir ini,” ujar Suroto saat diwawancarai di balai desa Glagaharjo, Cangkringan, Sleman, pada Selasa (5/1/2021).

Baca juga : Pengungsi Erupsi Gunung Merapi Dapat Internet Gratis

Suroto ingin agar warganya, khususnya warga Kalitengah Lor yang saat ini sebagian sudah mengungsi agar menerima informasi yang utuh dan valid dari BPPTKG. Warga diharapkan menerima informasi mengenai aktivitas Gunung Merapi dari sumber yang jelas, pada hal ini adalah dari BPPTKG.

“Warga biar tidak menerima informasi yang hanya sepotong-sepotong. Warga diharapkan mendapatkan informasi dari sumber yang jelas mengenai informasi terkini Gunung Merapi,” sambung Suroto.

Lebih lanjut, warga yang menghadiri sosialisasi yang dilakukan oleh BPPTKG di aula balai desa Glagaharjo, Cangkringan, Sleman, dihadiri oleh sebagian warga Kalitengah Lor. Terlebih, sebagian kecil warga Balerante, Kemalang, Klaten juga mengikuti sosialisasi tersebut.

Terkait dengan lava pijar, Suroto tidak menutup mata terhadap fenomena Gunung Merapi tersebut. Lava pijar menjadi acuan bagi pemerintah Desa Glagaharjo untuk meminta agar warga Kalitengah Lor Glagaharjo, Cangkringan, Sleman, untuk turun mengungsi, utamanya di malam hari.

“Saya lihat perkembangan dari malam memang sudah banyak yang turun, yang tinggal di atas itu anak muda dan warga produktif yang sehat kan gitu. Per tadi malam Senin (4/1/2021) malam yang mengungsi di barak pengungsian balai desa Glagaharjo, Cangkringan, Sleman, 324, itu sudah tambah banyak, sebelumnya rata-rata itu kan di angka 220 naik turun,” ungkap Suroto.

Penambahan angka pengungsi di barak pengungsian balai desa Glagaharjo, Cangkringan, Sleman, juga tidak lain atas aktivitas guguran di Gunung Merapi yang dirasakan oleh warga. “Ya, karena tiga hari yang lalu sempat ada guguran besar, maka kita ambil keputusan jika aktivitas Gunung Merapi semakin tajam, ya kita arahkan untuk warga untuk turun ke barak pengungsian,” pungkasnya.

Sumber : Harianjogja

Super Kamiokande Jadi Observatorium Melihat Supernova

Previous article

Sleman Buka Formasi Guru dengan Perjanjian Kerjasama

Next article

You may also like

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Kab Sleman