FeatureKab SlemanNews

Sleman Hadirkan Integrasi Pelayanan Kesehatan Primer

0

STARJOGJA.COM, SLEMAN – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sleman hadirkan Integrasi Pelayanan Kesehatan Primer di Bumi Sembada. Integrasi ini diharapkan dapat mendekatkan layanan kesehatan di lingkungan masyarakat dan skrining kesehatan sedini mungkin.

dr.Khamidah Yuliati,MMR menerangkan integrasi pelayanan kesehatan primer merupakan transformasi layanan yang dilakukan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI. Transformasi ini menjadikan pelayanan kesehatan terintegrasi, yang dulunya dilakukan per program, kini dilaksanakan per klaster.

“Jadi hanya ada lima klaster, dimulai dari klaster manajeman puskemas, klaster KIA [kesehatan ibu dan anak] dan remaja, klaster usia produktif dan lansia, klaster penyakit menular, dan inter klaster,” jelasnya.

Pembentukan klaster ini diharapkan dapat memfokuskan upaya preventif dan promotif untuk mencapai target standar pelayanan minimal (SPM). Adanya integrasi ini, dapat mempermudah aksesibilitas masyarakat terhadap kesehatan. Pasalnya, layanan kesehatan didekatkan sampai ke wilayah.

Memperingati Hari Kesehatan Nasional ke-59, Panitia HKN Kabupaten Sleman menyelenggarakan berbagai acara, salah satunya Virtual Run 2023. Event ini ditujukan bagi warga Sleman dan DIY, untuk memperebutkan 20 medali bagi peserta peringkat teratas.Selain itu juga digelar Seminar Series Lintas profesi kesehatan, Bakti Sosial, Pemberian Kacamata Gratis bagi anak sekolah dan beberapa acara lain.

Puncak peringatan HKN 2023 akan berlangsung pada tanggal 23 November2023. Acara ini akan dihadiri oleh Bupati Sleman yang juga akan melaunching Integrasi Layanan Primer dan Sikat TB. Selain itu juga akan diserahkan berbagai jenis penghargaan baik tingkat nasional maupun Kabupaten di bidang kesehatan.

“Kami turut mengundang lintas sektor, jajaran kesehatan, hingga masyarakat yang telah berkontribusi terhadap pembangunan kesehatan di Kabupaten Sleman,” jelas Khamidah yang juga menjadi Ketua Panitia HKN 2023 kabupaten Sleman.

Melalui event ini panitia HKN berharap agar kolaborasi pentahelix yang selama ini telah dijalankan dapat berkesinambungan. Karena tantangan di sektor kesehatan selalu berkembang dari waktu ke waktu.

dr.Khamidah juga mengajak masyarakat khususnya warga Sleman agar senantiasa menjalankan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat. Terlebih di musim pancaroba saat ini. Karena potensi penularan penyakit mulai terlihat. Misalnya DBD maupun influenza.

“Selain itu jangan ragu untuk melakukan skrining kesehatan di Puskesmas atau fasilitas kesehatan terdekat. Karena mencegah lebih baik dari mengobati. Selamat Hari Kesehatan Nasional ke 59. Transformasi Kesehatan untuk Sleman Maju,”jelasnya.

Selesaikan Masalah di Papua, Panglima TNI Pilih Smart Power

Previous article

Sukses Panen dengan Integrated Smart Vertical Hydroponic Farming 

Next article

You may also like

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Feature