Lifestyle

Benarkah Stres Bisa Bikin Berat Badan Naik?

0
mitos diabetes

STARJOGJA.COM, Para ahli mengungkapkan bagaimana stres dapat menyebabkan penambahan berat badan yang tidak diinginkan. Selain merasa cemas atau kewalahan, stres juga bisa menjadi penyebab berat badan Anda bertambah.

“Salah satu pilar kesehatan yang paling berpengaruh terhadap berat badan, yang akan mempengaruhi berat badan tanpa disadari adalah tingkat stres. Sangat penting untuk diingat bahwa makanan atau olahraga saja bukanlah satu-satunya faktor yang penting dalam manajemen berat badan,” ucap Laura Burak MS, RD, pendiri GetNaked Nutrition dilansir dari Eat This.

Berikut ini adalah bagaimana stres dapat menyebabkan kenaikan berat badan.

Pola tidur yang terganggu

Istirahat malam cukup penting untuk kesehatan. Stres dan kualitas tidur biasanya dapat berjalan beriringan. Ketika stres atau cemas, Anda mungkin mengalami kesulitan tidur, yang saya yakini sebagai faktor penting dalam penurunan berat badan.

Kadar kortisol yang meningkat

Setiap kali stres, kadar kortisol (hormon stres) akan meningkat. Penelitian telah menunjukkan bahwa kortisol dapat memperlambat metabolisme, sehingga mengatur berat badan menjadi lebih sulit.

Selain itu, kortisol dapat meningkatkan penumpukan lemak, yang selanjutnya berkontribusi pada penambahan berat badan. Kadar kortisol yang meningkat juga dapat menyebabkan kurangnya waktu tidur yang nyenyak, tekanan darah tinggi, dan peningkatan gula darah.

Makan secara emosional

Saat merasa stres, timbul perasaan ingin makan lagi dan lagi. Stres dapat menyebabkan emotional eating, yang dapat menyebabkan kenaikan berat badan yang tidak diinginkan.

Lisa Young, Ph.D., RDN, penulis buku Finally Full, Finally Slim, dan ahli gizi mengatakan salah satu faktor utamanya adalah emotional eating, karena seseorang sering kali beralih ke makanan padat energi seperti pizza, pasta, dan chicken fingers untuk mengatasi stres, yang berujung pada kenaikan berat badan.

Penurunan efektivitas insulin

Insulin adalah berfungsi membantu glukosa dalam tubuh untuk masuk ke dalam hati, lemak, dan sel-sel otot yang pada akhirnya menjadi sumber energi. Hal ini dapat menyebabkan peningkatan berat badan, karena insulin berjuang untuk mengatur penyimpanan lemak dalam jaringan adiposa.

Baca juga : Star Insight Oktober 2023

Kurang olahraga

Ketika ada sesuatu yang sangat membebani pikiran, sehingga membuatmu menunda sesuatu yang seharusnya dikerjakan. Seperti olahraga. Berolahraga lebih baik daripada tidak sama sekali, dan penelitian menunjukkan bahwa aktivitas fisik dapat menurunkan berat badan.

Tidak makan sehat

Ketika sedang dihadapi oleh banyak masalah, membuat Anda tidak tahu untuk memasak apa karena tidak adanya waktu untuk menyiapkan makanan sehat di rumah. Belum lagi, ketika sudah diburu waktu, sehingga memilih makanan cepat saji atau sekadar ngemil.

Penelitian mengaitkan makanan cepat saji dan makanan olahan dengan kenaikan berat badan.

Sumber :  Bisnis.com

Baca juga : The Gorgeous 14th StarFM 101.3FM 

Usulan Biaya Haji Sebesar Rp 93,4 Juta Masih Normal

Previous article

NMIXX Comeback Dengan Album Bmini “Fe3O4: BREAK”

Next article

You may also like

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Lifestyle