FeatureKota JogjaNews

Indonesia Petik Banyak Manfaat Dari Perdagangan Internasional

0
manfaat perdagangan internasional
FOTO : Bobby

STARJOGJA.COM, JOGJA – Indonesia Petik Banyak Manfaat Dari Perdagangan Internasional .Perdagangan internasional memiliki dampak positif bagi perekonomian Indonesia, baik dari segi pertumbuhan ekonomi, penciptaan lapangan kerja, hingga peningkatan kualitas produk yang dihasilkan oleh Indonesia.

Djatmiko Bris Witjaksono, S.E., MSIE, Direktur Jenderal Perundingan Perdagangan Internasional Kementerian Perdagangan Republik Indonesia,menjelaskan Perdagangan internasional merupakan sebuah fenomena ekonomi yang telah terjadi selama berabad-abad. Dalam perdagangan internasional, suatu negara melakukan pertukaran barang dan jasa dengan negara lain.

“Perdagangan internasional memiliki dampak positif bagi perekonomian Indonesia, baik dari segi pertumbuhan ekonomi, penciptaan lapangan kerja, hingga peningkatan kualitas produk yang dihasilkan oleh Indonesia,” jelasnya saat berbincang bersama Star FM.

Perdagangan internasional adalah aktivitas perdagangan barang dan jasa yang dilakukan antara dua atau lebih negara. Dalam perdagangan internasional, suatu negara memperdagangkan barang dan jasa yang dimilikinya dengan negara lain, baik dalam bentuk ekspor (barang yang dikirimkan keluar negara) maupun impor (barang yang diterima dari negara lain). Indonesia Petik Banyak Manfaat Dari Perdagangan Internasional

“Indonesia punya sejumlah keunggulan komparatif dalam sebuah perdagangan internasional. Indonesia punya sumber daya yang melimpah seperti sawit,batu bara,karet ataupun kopi. Kita juga punya produk berteknologi tinggi. Ada produk manufaktur ,otomotif bahkan produk berpresisi tinggi kita juga mampu. Di jogja ada lho produsen komponen penerbangan yang dimanfaatkan industri penerbangan luar negeri,” lanjutnya.

Djatmiko menjelaskan ada Indonesia mendapatkan sejumlah berkah dari tumbuhnya perekonomian sejumlah negara yang dulu adalah
negara berkembang.

” Ada fenonema baru dari tumbuhnya perekonomian negara-negara berkembang yang kini tumbuh jadi negara dengan kekuatan ekonomi dan pasar baru bagi produk Indonesia. RRT, India ataupun Pakistan jadi pasar yang luar biasa. Kita juga pasar baru di Amerika selatan, seperti Chile,” jelasnya.

Menurutnya, sektor jasa juga menjadi salah satu komponen dari perdagangan internasional yang diminati oleh negara lain.

” Sektor pariwisata masih jadi primadona. Sektor ini menjadi penyumbang PDB nomer dua bagi Indonesia. Selain itu tenaga terampil Indonesia juga banyak diminati,” lanjutnya.

Ia pun mendorong para pelaku bisnis ekspor untuk mengakses FTA center yang ada di sejumlah wilayah ataupun atase perdagangan di sejumlah negara.

“Free Trade Agreement (FTA) Center Kementerian Perdagangan (Kemendag) yang berada di lima kota memiliki beberapa fasilitas yang bisa dimanfaatkan oleh para pelaku usaha. FTA Center sendiri memiliki tiga tujuan utama yakni meningkatkan kemudahan ekspor dan fasilitasi perdagangan, memacu pemanfaatan skema kerja sama perdagangan internasional,” katanya.

ITZY Umumkan Comeback dan Tur Dunia 2024

Previous article

Pekan Film Palestina Bentuk Solidaritas untuk Rakyat Palestina

Next article

You may also like

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Feature