News

UGM Fasilitasi Selter Covid-19 di Rumah Peneliti Wanagama

0
Kalpataru
ilustrasi hutan

STARJOGJA.COM, Info – Merespon masih tingginya kasus Covid-19, UGM menambah fasilitas selter penanganan Covid-19 yang diperuntukkan bagi pasien bergejala ringan, yakni di rumah peneliti Wanagama UGM.

Dekan Fakultas Kehutanan UGM, Budiadi, menjelaskan UGM berusaha semaksimal mungkin untuk menyumbangkan sumber daya yang dimiliki bagi penanganan Covid-19. Pemanfaatan rumah peneliti Wanagama sebagai selter diharapkan dapat mendukung upaya pemerintah daerah dalam menangani pasien dan menekan angka kematian.

“Ini kedua kalinya Wanagama digunakan sebagai selter. Sebelumnya untuk warga yang reaktif rapid test, saat ini yang ditempatkan adalah yang sudah betul-betul positif. Di sini isolasi bisa maksimal karena tidak berinteraksi dengan masyarakat sekitar dan lingkungannya lebih sehat,” ujarnya, Sabtu (31/7/2021).

Baca juga :  Peneliti UGM Kembangkan Madu Wanagama

Dengan suasana seperti itu, diharapkan pasien dapat lebih cepat sembuh. Selter Wanagama memiliki kapasitas sebanyak 51 tempat tidur. Selain kamar isolasi, terdapat kopel khusus instalasi gawat darurat (IGD) yang dilengkapi dengan konsentrator oksigen, serta ruangan khusus bagi tenaga kesehatan.

Direktur Wanagama, Dwiko Budi Permadi, mengungkapkan selter Wanagama yang berlokasi di Gunungkidul ini dikelola oleh Dinas Kesehatan serta Dinas Sosial Kabupaten Gunungkidul, dan saat ini menampung delapan pasien terkonfirmasi bergejala ringan.

Hutan pendidikan Wanagama selama ini digunakan sebagai tempat praktikum dan penelitian bagi mahasiswa maupun dosen Fakultas Kehutanan UGM. Namun, mengingat kondisi pandemi yang belum mereda dan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), aktivitas praktikum mahasiswa di Wanagama untuk sementara ditiadakan.

Dwiko menerangkan, aktivitas penelitian nantinya dapat tetap dilakukan di luar area rumah penelitian, dengan sejumlah pengaturan untuk mencegah penularan Covid-19.

“Untuk riset masih dilakukan di luar area rumah peneliti. Untuk praktikum mengikuti kebijakan PPKM dan fakultas,” ungkapnya.

Sumber : harianjogja

PMI Kota Yogyakarta Tambah 2 Unit Mesin Plasma Konvalesen

Previous article

Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Sleman Melonjak Tajam

Next article

You may also like

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in News