Flash InfoSport

Ditawari Rp2,5 Miliar, PSS & Persiba Ikut Tim Transisi

0
futsal

Dua klub Divisi Utama asal DIY, PSS Sleman dan Persiba Bantul memastikan diri bakal mengikuti kompetisi yang digelar oleh Tim Transisi, akhir November mendatang.

Manajer Persiba Endro Sulastomo mengatakan pihaknya telah mengambil keputusan untuk mengikuti kompetisi sepak bola yang digelar oleh Tim Transisi. Alasannya, Persiba melihat bahwa gelaran kompetisi yang dihelat oleh Tim Transisi dinilai legal dan lebih menjanjikan.

“Kami ikut versi pemerintah dan yang digelar oleh Tim Transisi. Memang kami sudah mendapatkan tawaran dari Tim Transisi saat digelarnya Manager Meeting Piala Kemerdekaan beberapa waktu lalu,” ujar Endro kepada Bisnis.com, Selasa (1/9/2015).

Menurut Endro, dalam pertemuan tersebut Tim Transisi sempat memberikan tawaran yang cukup menarik. Tim transisi menyebut akan memberikan subsidi senilai Rp2,5 miliar untuk setiap tim peserta. Alhasil, ada kepastian bagi klub peserta kompetisi untuk membentuk skuat sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan keuangan.

Sebaliknya, lanjut Endro, tim peserta kompetisi harus memiliki bidang kegiatan di olahraga, jika ingin mendapatkan subsidi tersebut. Hal ini dikarenakan klub peserta kompetisi harus menyesuaikan dengan peraturan perundangan yang dikeluarkan oleh Kemenpora.

“Tidak masalah. Untuk tim yang akan diturunkan pada kompetisi, tidak ada perubahan. Skuat Persiba di Piala Kemerdekaan akan tetap kami pertahankan. Penambahan hanya akan dilakukan di dua posisi saja, yakni gelandang serang dan penyerang,” imbuh Endro.

Endro menyebutkan bahwa seusai menjalani turnamen Piala Kemerdekaan, Manajemen Persiba akan tetap menggelar latihan dan segera memilih pelatih yang akan menangani skuat di kompetisi mendatang. Saat ini manajemen sudah mengantongi sejumlah nama calon pelatih dan pemain incaran untuk menambah amunisi Persiba.

“Sudah ada. Untuk sementara kami fokus ke semifinal dulu. Setelah itu kami siapkan tim untuk kompetisi,” ungkap Endro.

Terpisah hal yang hampir sama juga diungkapkan oleh PSS Sleman. Meski belum berani secara terang-terangan mengikuti kompetisi versi Tim Transisi, namun telah ada kepastian bahwa PSS bakal mengikuti kompetisi sepak bola versi pemerintah.

“Kami ikut yang resmi, kami ikut pemerintah,” ucap Direktur PT PSS Soekeno secara singkat.

Manajer Umum PSS Soekoco menyatakan sampai saat ini pihaknya belum berani mengungkapkan kepastian mengikuti kompetisi yang digelar oleh Tim Transisi karena dirinya belum mendapatkan jawaban langsung dari Direktur PT PSS, Soekeno.

Meski demikian, Soekoco memastikan telah berkoordinasi dengan PT PSS terkait dengan tawaran dari Tim Transisi untuk kepesertaan di kompetisi mendatang.

“Belum dapat jawabannya. Saya sudah komunikasi, akan tetapi belum ada jawaban. Nanti kami juga akan menggelar pertemuan dengan sejumlah stakeholder terkait dengan kepesertaan PSS di kompetisi mendatang,” tandas Soekoco.

Di tempat terpisah, Ketua Umum PSIM Agung Damar Kusumandaru menyatakan belum mengambil keputusan apakah akan mengikuti kompetisi yang digelar oleh Tim Transisi. Hal ini dikarenakan sampai saat ini Manajemen Laskar Mataram belum melakukan rapat dan membicarakan perihal keikutsertaan PSIM di kompetisi mendatang.

“Kami belum rapatkan. Sampai saat ini PSIM masih anggota PSSI juga. Mungkin nanti akan ada rapat jika sudah ada kejelasan kapan kompetisi digelar,” kata Agung.

MTV WMA 2015: Ini Selebriti Berbusana Terburuk

Previous article

CAGAR BUDAYA : Temuan Batu Candi Prambanan Tercecer Kemungkinan Bertambah

Next article

You may also like

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Flash Info