Kab SlemanNews

Bulan Puasa, Penggunaan Air PDAM Sleman Naik 10%

0
air pdam
FOTO : JIBI/reuters

Konsumsi air bersih selama Ramadan meningkat 10% dibandingkan hari normal. Untuk menjaga kebutuhan air bersih pelanggan, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Sleman terus melakukan pembenahan. Salah satunya mengganti tekanan pompa dengan kapasitas yang lebih besar.

Direktur PDAM Sleman Dwi Nurwata mengatakan, normalisasi yang dilakukan karena kebutuhan air bersih warga selama Ramadan mengalami peningkatkan.

“Peningkatannya bisa mencapai 10 persen konsumsi pada hari normal. Selain peningkatan konsumsi, selama Ramadan juga terjadi perubahan perilaku penggunaan air bersih,” kata Dwi, Jumat (10/6/2016).

Dia menjelaskan, peningkatan konsumsi air akibat perubahan perilaku penggunaan air itu terjadi pada jam-jam tertentu. Misalnya, selama Ramadan pelanggan banyak yang mengkonsumsi air sejak pukul 02.00-08.00 pagi.

Konsumsi air juga naik sejak pukul 16.00-22.00 malam. “Agar supplai air tidak terganggu, kami melakukan pengaturan distribusi air agar sesuai dengan kebutuhan pelanggan,” ujarnya.

Pihaknya sudah mengantisipasi pola konsumsi pelanggan selama Ramadan. Salah satunya, dengan melakukan proses normalisasi air PDAM tersebut. “Kami  mengganti tekanan pompa dari 5,5 Kw menjadi 7,5 Kw. Selain itu, kami juga melakukan penambahan dan perluasan jaringan air agar aliran atau suplai air bersih meningkat,” tandasnya.

Sorosutan Jogja dan Wates Kulonprogo Terkena Pemadaman

Previous article

Pengurangan Volume Kendaraan Solusi Kemacetan Paling Realistis

Next article

You may also like

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Kab Sleman