Kab SlemanNews

Waspadai Angin Kencang Masih Terjadi Hingga Besok

0
angin puting beliung bantul

Star Jogja. SLEMAN—Hujan disertai angin kencang masih melanda wilayah DIY, termasuk Sleman. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh adanya sirkulasi pusaran angin skala kecil.

Koordinator Stasiun Klimatologi BMKG Jogja Djoko Budiono menjelaskan dari analisa pola sirkulasi angin, saat ini muncul sirkulasi pusaran angin dengan skala kecil (eddy). Pusaran angin tersebut berada di Selat Karimata. Kondisi tersebut menyebabkan daerah pertemuan angin di wilayah Jawa.

“Dampaknya, untuk hari ini [Rabu, 19/4/2017] hingga lusa [Jumat, 21/4/2012], wilayah Jogja diprediksi terjadi hujan dengan intensitas ringan-sedang. Potensi itu akan terjadi di siang sampai sore hari,” katanya kepada Harian Jogja, Rabu (19/4/2017).

Selama musim pancaroba seperti ini, potensi hujan lebat dengan intensitas singkat disertai dengan angin kencang juga meningkat. Sleman salah satu kabupaten yang paling banyak terdampak peralihan musim ini. Pada Selasa (18/4/2017) dan Rabu (19/4/2017) kemarin misalnya, untuk angin bergerak dengan kecepatan hingga 20 kilometer perjam.

Wilayah Sleman bagian utara paling terasa karena kontribusi angin laut dari selatan bergerak menuju utara. Dampaknya, sejumlah pohon tumbang seperti di Gamping dan Tempel. Pembentukan awan cumulonimbus (Cb) juga dinilai cenderung tinggi. “Selama dua hari ke depan, diprediksi rata-rata kecepatan angin berkisar antara 10 dan 20 knot atau 18-36 km per jam,” kata Djoko.Abdul Hamid Razak/JIBI/Harian Jogja |

Jumlah Pendaftar SBMPTN 2017 Masih Minim

Previous article

Awas, Pakai Ponsel Sebelum Tidur Bisa Bikin Kebutaan

Next article

You may also like

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Kab Sleman