Semua Bangunan di Bukit Bintang Tak Punya IMB

0

STARJOGJA, BANTUL– Pemkab Bantul bakal menyusun Kajian Rencana Tata Bangunan dan Lingkungan (RTBL) akan segera disusun tahun depan. Hal tersebut menyusul adanya kajian teknis yang dilakukan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) pada 2017 ini.

Kepala Dinas Pertanahan dan Tata Ruang Bantul, Isa Budi Hartomo menyatakan bakal merancang kajian RTBL untuk membuat peraturan yang spesifik tentang zonasi dan pengembangan kawasan Bukit Bintang.

Kajian ini bakal bersifat komprehensif dan holistik, mencakup semua aspek yang terkait seperti pengembangan wisata, standarisasi bangunan dan kerawanan akan bencana.

Sebab Isa mengakui berdasarkan RDTRK Piyungan, kawasan tersebut memang diperuntukkan untuk pengembangan wisata. Namun menurutnya tidak semua jalur diperuntukkan sebagai kawasan wisata menilik adanya resiko bencana yang ada.

“Meskipun sudah ada plotingnya namun ternyata semua jalur berkembang jadi kawasan wisata. Ini bakal diatur,” ucapnya.

Dengan RTBL yang komprehensif tersebut, menurut Isa bakal ada penanganan khusus untuk mengatur kawasan Bukit Bintang. Tak hanya soal legalitas atau perizinan saja, aturan tata cara membangun bangunan di kawasan itu juga bakal diperketat.

Tujuannya untuk mengurangi resiko bencana yang ada dan juga menyeimbangkan sisi estetis Bukit Bintang yang berbatasan langsung dengan wilayah Kabupaten Gunungkidul itu.

Namun menurutnya, penyusunan kajian ini bakal tidak mudah. Sebab kawasan Bukit Bintang terlanjur berkembang dan menjadi tumpuan ekonomi masyarakat yang mendirikan bangunan di tempat tersebut. Sehingga pihaknya perlu mempertimbangkan bagaimana menata ulang kawasan tanpa dianggap merugikan pihak-pihak terkait.

Meskipun Isa juga mengakui belum ada satupun bangunan di Bukit Bintang yang memiliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB). “Kalau sudah jadi [kajian], akan ada pegangan yang jelas dan tindak lanjutnya bagaimana,” tuturnya.

Tak hanya Bukit Bintang saja, menurut Isa RTBL bagi pintu-pintu masuk kawasan Bantul dan kawasan strategis lainnya juga bakal disusun. Yaitu kawasan Pantai Samas, Srandakan dan Sedayu. Semua bakal didesain secara komprehensif untuk mewujudkan wajah kota Bantul yang baru. Rheisnayu Cyntara/JIBI/Harian Jogja |

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here