Nusantara

Karena Corona, Sekolah di Solo Libur 14 Hari

0
wajib masker
IlusSiswa belajar mengenakan masker medis dengan benar saat aksi Waspada Virus Corona di SDII Al Abidin, Solo, Senin (3/2/2020). (Solopos/M. Ferri Setiawan)

STARJOGJA.COM, Info – Semua sekolah jenjang SD dan SMP termasuk madrasah di Solo diliburkan karena virus corona. Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo mengumumkan libur selama 14 hari kepada semua sekolah mulai Senin (16/3/2020) besok.

Kebijakan sekolah di Solo libur selama 14 hari itu terkait upaya pencegahan penyebaran virus corona menyusul meninggalnya satu pasien positif di RSUD dr. Moewardi, Rabu (11/3/2020) lalu.

Sekolah sekolah di Solo libur, para siswa diharapkan belajar di rumah masing-masing. Wali Kota Solo mengatakan kebijakan ini bisa diperpanjang menyesuaikan dengan perkembangan situasi.

Baca juga : Corona Solo: 2 Positif, 62 Dikarantina, Sekolah Diliburkan

“Untuk jenjang SMA tetap masuk karena sedang ada ujian,” kata Rudy, sapaan akrab Wali Kota, kepada wartawan, Jumat (13/3/2020).

Selain meliburkan sekolah, Pemkot juga menunda sejumlah agenda yang akan digelar dalam waktu dekat.

Agenda itu di antaranya Solo Culinary Festival, Solo 24 Jam Menari, Pocari Run, Musrenbang, pertunjukan wayang orang tiap Sabtu, car free day, dan lomba kelurahan.

Tak hanya itu, sejumlah tempat wisata dan tempat berkumpul massa ditutup termasuk Taman Sriwedari. “Transportasi untuk wisata juga tidak beroperasi,” imbuh Rudy.

Sementara itu, Polresta Solo juga menetapkan kebijakan setop peizinan acara-acara yang mendatangkan massa dalam jumlah besar di Kota Bengawan.

Kebijakan itu berlaku selama 14 hari. Kapolresta Solo Kombes Pol. Andy Rivai juga menyarankan agar pertandingan sepak bola ditunda.

Pembatalan Solo 24 Menari

“Tadi kan sudah disampaikan oleh Bu Ning [Kepala DKK Solo Siti Wahyuningsih] masih di-tracking pasien itu sebelumnya interaksi dengan siapa saja. Jadi tunggu 14 hari apakah ada kasus baru atau tidak,” kata dia.

Sebelumnya, panitia Solo 24 Jam Menari sudah lebih dulu mengumumkan pembatalan acara yang sedianya digelar 11-12 April 2020.

Agenda tahunan itu dibatalkan untuk mencegah penyebaran virus corona. Acara ini dipastikan akan menyedot massa dalam jumlah besar.

Seperti diberitakan, satu pasien positif corona meninggal saat menjalani isolasi di RSUD dr. Moewardi Solo, Rabu (11/3/2020).

Selain itu saat ini masih ada dua pasien yang diisolasi, satu di antaranya positif.

Sumber  : Solopos

Penipuan Undian Manfaatkan Kelengahan Masyarakat

Previous article

Hanung Sempat Ragu Bikin Film Tersanjung The Movie

Next article

You may also like

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Nusantara