Nusantara

Riuhnya Warganet Soal Gibran Maju Pilkada Solo

0
Gibran Positif Covid-19
Gibran di Pilkada 2020 (solopos)

STARJOGJA.COM, Info – Unggahan pengamat geopolitik Mardigu Wowiek Prasantyo di media sosial soal Gibran Rakabuming Raka ramai diperbincangkan. Warganet riuh soal Gibran yang maju Pilkada Solo 2020, dimana putra Jokowi itu pernah mengatakan enggan berpolitik dan tak menyukai politik dinasti.

Majunya Gibran di Pemilihan Wali Kota Solo rupanya menarik perhatian pengamat geopolitik Mardigu Wowiek Prasantyo. Pria yang akrab disapa Bossman Sontoloyo ini mengunggah tangkapan layar berita tahun 2018 soal pernyataan Gibran yang enggan melangkah ke dunia politik.

“Gibran: Kasihan Rakyat Kalau Ada Dinasti Politik” demikian judul berita Kumparan yang diunggah ulang Mardigu di akun Instagramnya. Berita itu terbit pada 11 Maret 2018 saat Gibran belum masuk dalam kontestasi politik.

Dalam berita itu, Gibran diwawancarai usai acara Fun Opening Sang Pisang X Markobar di Jalan Raden Saleh, Cikini, Jakarta Pusat, Minggu (11/3/2018). Saat itu Gibran menyampaikan keengganannya maju ke dunia politik meski ayahnya seorang Presiden. Dia juga menjawab soal politik dinasti.

Baca juga : Gibran Didukung Banyak Partai, Potensi Lawan Kotak Kosong

Gibran mengatakan bapaknya tidak memiliki partai sedangkan politik bukanlah bidang yang selama ini dia geluti. Menurut Gibran, jika anggota keluarganya terlibat politik, maka akan membuat rakyat susah.

Caption Mardigu

Mardigu lantas mengunggah tangkapan layar berita dengan tampilan judul yang cukup menonjol. Mardigu menulis “Ini panggilan rakyat yang di dengar di istana.”

Katanya lagi, Solo perlu pemimpin muda. “Selamat dan sukses.”

Sejak diunggah 18 Juli 2020, gambar ini telah disukai 39.821 akun dan paling ramai dikomentari dibanding unggahan Mardigu sebelum-sebelumnya.

Sejumlah netizen tampak berkomentar sinis, sedangkan beberapa mencoba menerjemahkan maksud dari caption Mardigu.

Sempat Menolak, Achmad Purnomo Akhirnya Mau Masuk Tim Pemenangan Gibran-Teguh di Pilkada Solo 2020

“Terlalu sadis sarkasmu…by afghan,” figurap.

“Sarkasnya kena!” bimasarap.

“2018 ngomong gt,2020 lain lg,ya gitu deh lain dulu lain skrg seperti si nganu ?” iim_dahiman.

“Ini sama dgn dilarang mudik tp boleh pulang kampung??” yuniar6181.

“Kekuasaan memang memabukkan,” i_am_davidcimot.

“Anjay ngomongin diri sendiri,” wn_zahid.

Pernyataan Gibran

Gibran Rakabuming Raka membantah keiikutsertaannya dalam kontestasi Pilkada 2020 disebut sebagai bentuk dinasti politik. Selama ini ada beberapa pihak yang menyebut Gibran aji mumpung lantaran sang ayah menjabat sebagai kepala negara.

Gibran Rakabuming Raka menegaskan majunya dia sebagai bakal calon wali (cawali) kota Solo melalui proses demokrasi bertahap dan berjenjang. Sebagai bakal cawali Solo dirinya bisa mendapatkan rekomendasi atau pun tidak, serta bisa dipilih atau tidak oleh warga.

“Kalau masih ada yang menanyakan, kalau ada yang berprasangka buruk, Gibran anake presiden mesti dinasti poltik. Tolong ditanyakan dinastinya di mana. Wong saya ikut kontestasi bisa menang bisa kalah, bisa dicoblos bisa tidak,” katanya kepada Solopos.com seusai bertemu dengan warga di Lapangan Ngaglik, Mojosongo, Solo, Minggu (5/1/2020).

Gibran Rakabuming Raka mengaku sudah menyiapkan sederet program unggulan pembangunan Solo ke depan yang ditargetkan untuk meningkatkan kesejahteraan warga. Saat ini program unggulan itu sedang disiapkan untuk dipaparkan kepada warga.

“Nanti akan saya paparkan progam unggulan saya, visualnya ada. Silakan nanti dinilai, silakan dibantu juga untuk menyebarkan kepada masyarakat. Mohon doa restu dan dukungan seluruh warga Mojosongo dan Kota Solo,” seru dia.

Sumber : Bisnis

Bayu

Presiden Duterte Akan Menangkap yang Tidak Memakai Masker

Previous article

Terbaru, Spotify Luncurkan Fitur Video

Next article

You may also like

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Nusantara