Health

Jokowi Sebut Mulai Juli Jumlah Vaksin Covid-19 Melimpah

0
kasus covid-19 jawa bali
Presiden Joko Widodo menyaksikan seniman berkostum Gatot Kaca disuntik Vaksin Covid-19 di Padepokan Seni Bagong Kussudiardja, Bantul, Rabu (10/3/2021). - Ist/dok

STARJOGJA.COM, Info – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menargetkan vaksin Covid-19 yang masuk ke Indonesia akan mencapai 60-70 juta dosis per bulan mulai Juli atau Agustus 2021 Namun, sebelum saat itu tiba, Jokowi meminta para bupati untuk benar-benar mengatur strategi, mengontrol, dan memonitoring jalannya vaksinasi Covid-19.

“Kenapa [mengatur] strategi karena vaksinnya terbatas dan datangnya pelan-pelan. Kita sudah booking 426 juta dosis vaksin tapi datangnya sedikit-sedikit. Ini datang baru awal 7 juta [dosis], naik lagi 11 juta, mungkin melimpah Juli atau Agustus baru mungkin per bulan 60-70 juta,” kata Jokowi dalam acara Munas V APKASI, dikutip dari YouTube Sekretariat Presiden, Jumat (26/3/2021).

Baca Juga : 334.750 Pelayan Publik Akan Divaksin Covid-19

Dia pun berkomitmen untuk terus memantau secara langsung ke berbagai daerah untuk memastikan program vaksinasi nasional berjalan dengan baik, termasuk pendistribusian vaksin hingga ke pelosok daerah. Lebih lanjut, Kepala Negara juga menyampaikan bahwa percepatan pemulihan ekonomi harus menjadi prioritas dalam penanganan pandemi selain dari sisi medis.

Namun, sambungnya, ‘gas dan rem’ harus diatur dengan seksama. Dia menilai untuk mengakselerasi pemulihan ekonomi, pelaksanaan program-program padat karya harus diperbanyak.

“Kedua bantu UMKM meski dari pusat sudah memberikan banpres [bantuan presiden] produktif Rp2,4 juta tapi kalau Bapak/Ibu bupati anggarannya masih ada dan bisa diberikan, berikan tambahan ke sana pedagang pasar, asongan, pedagang kaki lima,” ungkap Jokowi.

Sumber : Bisnis.com

Satgas : Libur Hari Raya Paskah 2021 di Rumah Saja

Previous article

Dokter RSA UGM Jelaskan Gangguan Pendengaran Pada Pasien Covid-19

Next article

You may also like

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Health