Kota JogjaNews

Nurul Jamilah, Si Lajang yang Jadi Ketua Asosiasi Ibu Menyusui

0

Urusan menyusui tidak hanya menjadi fokus para ibu hamil dan ibu menyusui. Mereka yang belum punya pengalaman menyusui juga tertarik mendalami dan bahkan terjun langsung sebagai bagian dari organisasi pendukung ibu menyusui.

Salah satunya adalah Nurul Jamilah, 26, konselor menyusui, yang baru saja terpilih sebagai Ketua Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI) Cabang Jogjakarta periode 2017-2022. Nurul Jamilah, yang biasa disapa Nunu atau Kak Nunu, sudah bergabung di AIMI Jogja sejak tahun 2013 dan menjadi konselor menyusui pada tahun 2014.

Lajang yang tengah menempuh pendidikan master di Fakultas Psikologi ini terpilih sebagai Ketua AIMI Jogja dalam Musyawarah Provinsi I AIMI Jogja pada Minggu (26/2/2017).

Ia menggantikan Plt Ketua AIMI Jogja 2012-2017, Antonia Sinta. Nunu pun menjadi satu-satunya ketua cabang AIMI yang masih berstatus single. Ia mengaku kerap sekali mendapatkan pertanyaan mengenai kiprahnya di AIMI.

“Penyebab terbesar kegagalan ASI eksklusif adalah kurangnya dukungan. Selama berpikir bahwa menyusui hanya urusan ibu-ibu, hanya urusan orang yang sudah menikah, atau cuma urusan tenaga kesehatan, jangan bermimpi angka menyusui mencapai target yang diharapkan,” kata Nunu.

Ia menekankan, tantangan keberhasilan ibu menyusui terbesar datang dari keluarga dan lingkungan sekitarnya. Oleh karena itu, diperlukan grup pendukung ibu menyusui yang bisa menyampaikan informasi dan edukasi yang lebih membuka wawasan seputar faktor-faktor yang mendukung keberhasilan menyusui.

Edukasi, sosialisasi, dan advokasi menyusui menjadi fokus Nunu untuk AIMI Jogja 5 tahun ke depan.

Nunu juga ingin merangkul pemangku kebijakan untuk sama-sama berupaya meningkatkan angka keberhasilan menyusui. Selain itu, melakukan sosialisasi mengenai menyusui di institusi-institusi pendidikan.

Pemahaman dini soal menyusui diyakini akan mendorong peningkatan angka ibu menyusui dan bayi disusui.

Nguras Enceh Imogiri

Previous article

Korban Terakhir Ditemukan, Operasi Pencarian Resmi Dihentikan

Next article

You may also like

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Kota Jogja