Health

Perlu Sosialisasi dan Edukasi Penggunaan Masker

0
masker malioboro
Ilustrasi Pembagian Masker ke Masyarakat

STARJOGJA.COM, Info – Pemerintah daerah sudah menerapkan denda kepada masyarakat yang tidak memakai masker. Ketua umum Gerakan Pakai Masker (GPM) Sigit Pramono menyatakan, saat ini yang perlu dilakukan adalah sosialisasi dan edukasi untuk penggunaan masker yang baik dan benar. Bukan semata memberikan denda pada para pelanggar.

Menurutnya, pemerintah harus memastikan seluruh masyarakat maupun aparat penegak hukum sudah mengetahui keutamaan menggunakan masker, cara menggunakan masker yang baik dan benar, maupun akibat jika tidak menggunakannya. Sebab, suatu peraturan yang diterapkan tanpa sosialisasi terlebih dahulu tentu tidak adil bagi masyarakat yang menjalaninya. Jika informasi tersebut belum tersampaikan merata, maka penerapan denda tidak akan efektif.

Baca juga : Bantul Mulai Razia Masker, Denda Bisa Rp100.000

“Melakukan sosialisasi denda hanya akan menyia-nyiakan waktu dan sumberdaya bahkan dapat menyebabkan bertambahnya korban yang meninggal. Mengingat saat ini negara kita sedang dalam keadaan krisis akibat masifnya penyebaran virus, alangkah baiknya jika waktu dan sumber daya yang ada saat ini digunakan untuk sosialisasi pakai masker yang jelas-jelas hasilnya akan sangat signifikan,” ujarnya dikutip dari siaran persnya.

Disamping itu, dalam situasi krisis saat ini selain kesehatan, katanya, ada isu ekonomi yang juga mencuat. Banyak masyarakat yang terdampak krisis dan mengalami kesulitan secara ekonomi.

Karenanya, menurut dia sistem denda sangat tidak menunjukkan empati kepada masyarakat yang sedang mengalami kesulitan.

“Penerapan denda hanya akan menambah kontroversi dan membuat persepsi buruk dalam manajemen penanganan pandemi,” tambahnya.

Gerakan Pakai Masker (GPM) merupakan satu gerakan yang dipelopori oleh sejumlah anak bangsa yang peduli dan memiliki visi sama untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang memiliki kesadaran tinggi memakai masker secara benar sebagai kebiasaan dan perilaku sehari-hari untuk melindungi diri dan orang lain dari penularan Covid-19.

GPM menyadari pentingnya perubahan perilaku masyarakat. Mengingat vaksin Covid-19 saat ini belum ditemukan, maka upaya terbaik masyarakat adalah menerapkan protokol kesehatan dengan menggunakan masker untuk mencegah tertular virus Covid-19, yang diikuti disiplin menjaga jarak dan rajin memcuci tangan dengan sabun.

Ibaratnya, jika perlu 100 langkah untuk melakukan perubahan, maka GPM telah melakukan 10 langkah. Tetapi 10 langkah tetap jauh lebih bernilai dari pihak – pihak lain yang belum mulai 1 langkahpun. GPM akan terus melakukan sosialisasi dan edukasi pada masyarakat agar sadar dan disiplin menggunakan masker yang baik dan benar untuk melawan virus Covid-19. Seandainya kegiatan perubahan ini dilakukan bersama, saling bahu membahu diseluruh lapisan masyarakat, maka 100 langkah akan sangat mudah ditempuh. Perubahan perilaku masyarakat dalam menggunakan masker dapat segera dicapai.

Sumber : Bisnis

Bayu

Video YouTube Anda Termasuk yang Dihapus YouTube?

Previous article

Ibu Hamil Harus Menjaga Konsumsi Kafein

Next article

You may also like

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Health