Kota JogjaNews

Biennale Jogja Hadirkan Kisah Arsip dalam Film Dokumenter

0
biennale dokumenter

STARJOGJA.COM, JOGJA – Yayasan Biennale Yogyakarta hadirkan film dokumenter Olah Arsip Biennale Jogja: Pendidikan dan Apresiasi Seni Publik. Pendidikan dan Apresiasi Seni Publik.

Karya dokumenter ini mencoba menelusuri pendapat dari kalangan akademisi tentang hubungan kegiatan apresiasi seni dengan proses belajar-mengajar. Kalangan akademisi termasuk para guru dari berbagai jenjang, baik sekolah dasar sampai kampus.

Dalam film tersebut, beberapa guru menceritakan persinggungan apresiasi seni dengan para murid. Seni menjadi ruang belajar para murid selain di kelas. Bahkan dengan seni, para murid mendapat perspektif yang beragam dan tak terhingga akan sebuah pelajaran hidup.

Manajer Program dan Riset Biennale Jogja dan Pendidik Seni, Karen Hardini menyatakan Film dianggap format terbaik untuk bisa menyajikan cerita Biennale kepada masyarakat. Disebutnya, Selama Biennale Jogja seri Khatulistiwa putaran pertama (2011-2021) banyak perubahan signifikan dari segi teknis hingga budaya kerja.

” Seri dokumenter ini dibuat menggunakan metode wawancara dan pengolahan material arsip. Terdapat dua seri dokumenter, yaitu “Biennale Jogja-Wahana Kaum Muda” dan “Biennale Jogja-Pendidikan & Apresiasi Seni Publik, ” jelasnya.

Ia mengatakan Pengemasan arsip dalam berbagai bentuk menjadi penting sebagai refleksi program Biennale Jogja ke depan. Arsip bisa menjadi bahan pertimbangan dalam melangkah dan menyusun perencanaan program masa depan.

Dengan film “Wahana Kaum Muda”, Biennale Jogja melihat kembali pengalaman para pemagang dan sukarelawan terutama terkait dengan kehadirannya yang paling krusial dalam perhelatan seni kontemporer nirlaba.

Sementara itu, Putu Sridiniari , Editor Pelaksana Buku 10 Tahun Biennale Jogja Equator mengatakan buku ini menampilkan sejumlah tulisan yang berisi catatan refleksi perjalanan 10 tahun Biennale untuk Jogja . Buku ini rencananya akan diluncurkan pada awal januari tahun depan.

” Dalam Momentum 10 tahun Biennale berharap bisa membawa pembaca mendapatkan perspektif baru dalam upaya membangun kolaborasi baru untuk ekosistem seni di Jogja, ” jelasnya.

J-Hope BTS Meriahkan Tahun Baru di Acara Khusus

Previous article

Langkah Awal Perawatan Wajah Yang Efektif

Next article

You may also like

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Kota Jogja