FeatureKota JogjaNews

PT.KAI Minta Masyarakat Waspadai Perlintasan Sebidang

0

STARJOGJA.COM-JOGJA. PT.KAI Minta masyarakat waspada saat akan melintas di perlintasan sebidang. Perlintasan sebidang yang merupakan titik pertemuan antara jalan raya dan jalur kereta api adalah area yang memerlukan perhatian khusus dalam upaya menjaga keselamatan.

Perhatian pada perlintasan sebidang kereta api, perlu untuk memahami tingginya angka kecelakaan lalu-lintas antara kendaraan dengan kereta api, terutama pada perlintasan yang tidak dijaga.

Krisbiyantoro, Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, menjelaskan bahwa pengguna jalan wajib berhenti saat mendengar sirine atau alarm yang berbunyi di dekat perlintasan sebidang. Ini adalah langkah penting untuk memberikan kesempatan bagi kereta api yang akan melintas.

“Saat hendak melintasi perlintasan kereta api (sebidang), berhenti sejenak dan pastikan tidak ada KA yang melintas,” kata dia.

Menurutnya, tidak semua perlintasan sebidang telah dilengkapi palang pintu ataupun tanda petunjuk. Di beberapa wilayah, pemda berkolaborasi dengan KAI memberikan dukungan tanda lalu lintas yang jadi perhatian mereka yang melintas.

“Ada perlintasan kereta yang tidak dilengkapi dengan palang pintu, tetapi tetap diawasi oleh pemerintah daerah. Tanda dan logo yang jelas telah menunjukkan aturan dan batas keamanan yang harus diikuti oleh pengguna jalan,” jelasnya.

Sementara itu terkait kecelakaan di Sentolo , Ia mengatakan saat ini situasi perlintasan telah kembali normal dan dapat dilalui dengan kecepatan seperti biasanya. PT KAI telah menciptakan aplikasi “Access by KAI” yang memberikan informasi yang sangat mudah diakses, termasuk pemilihan kereta api, tujuan, dan lainnya.

Dalam menghadapi keadaan darurat, seperti yang terjadi di Wates-Sentolo, PT KAI menerapkan pendekatan “rintang jalan,” yang bertujuan untuk mengevakuasi penumpang secepat mungkin. Fokus utama adalah pada keselamatan penumpang dan memastikan mereka sampai ke tujuan sesuai dengan tiket yang telah dibeli.

Krisbiyantoro juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Daerah Kulonprogo, khususnya BPBD, yang merespons dengan cepat dalam situasi darurat.

“Bagi penumpang, panduan mengenai langkah-langkah evakuasi dalam keadaan darurat telah disediakan untuk keamanan penumpang seperti alat pemecah kaca. Hal ini sangat penting untuk diikuti oleh penumpang,” terangnya.

PT KAI selalu mendukung kajian yang diterima oleh masyarakat terkait perkereta apian dengan integrasi antar moda. Komitmen PT KAI adalah untuk memberikan layanan yang optimal kepada masyarakat, mulai dari persiapan sebelum naik kereta hingga pasca perjalanan kereta api.

Kemudian dalam menghadapi musim hujan, PT KAI telah mengambil langkah-langkah untuk mengantisipasi risiko banjir dan masalah lainnya. Petugas kesiapsiagaan akan hadir saat diperlukan untuk mendeteksi dan menangani situasi darurat yang mungkin timbul.

“Keselamatan di perlintasan kereta api adalah tanggung jawab bersama, dan kesadaran serta kewaspadaan setiap pihak sangat penting untuk mencegah kecelakaan di area perlintasan sebidang. PT KAI Daop 6 Yogyakarta terus berupaya untuk meningkatkan kesadaran dan kewaspadaan masyarakat dalam menghadapi situasi ini,” pungkasnya.

Penulis: Destiara Hasna

 Sedulur Mahfud MD Deklarasi Dukung Mahfud Pimpin Indonesia

Previous article

 LeBron James Masih Perkasa dari Kevin Durant

Next article

You may also like

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Feature