News

Pemkab Bantul Optimalkan Pengelolaan Sampah di Padat Penduduk

0
sampah bantul
Tumpukan Sampah di Demangan (FOTO : Istimewa )

STARJOGJA.COM, Info — Sampah menjadi masalah serius di wilayah Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta sehingga Pemkab Bantul berupaya mengelola sampah terutama di daerah padat penduduk. Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Bantul Fenti Yusdayati mengatakan optimalisasi pengelolaan sampah ini fokus di daerah sub urban padat penduduk seperti wilayah Kecamatan Sewon, Kecamatan Banguntapan, dan Kasihan.

“Masih banyak sampah yang belum terkelola di daerah sub-urban. Untuk itu kita harus optimalkan pengelolaan sampah dimulai dari rumah tangga masing masing,” katanya dalam keterangannya di Bantul, Kamis.

Menurut dia, berdasarkan data, sampah yang belum terkelola di wilayah Kecamatan Banguntapan sebanyak 0,3 ton per hari, kemudian di Kecamatan Sewon 2,67 ton per hari, dan di Kecamatan Kasihan 11,36 ton per hari.

Oleh karena itu, kata dia, pengelolaan sampah di daerah sub-urban padat penduduk harus dioptimalkan, mengingat banyaknya timbunan sampah di daerah tersebut karena semakin masifnya pembuangan sampah liar di jalan lingkar selatan.

Sementara itu, Bupati Bantul Abdul Halim Muslih mengatakan setiap rumah tangga di daerah sub-urban dilakukan pendataan pengelolaan sampahnya.

Saat ini, Pemkab Bantul fokus pada pengelolaan sampah pada daerah sub urban atau dekat perkotaan, karena dalam beberapa hari terakhir pembuangan sampah tidak pada tempatnya di jalan lingkar sedemikian masif.

“Untuk itu perlu dilakukan assesment kembali kepada masyarakat di daerah sub-urban yaitu Banguntapan, Sewon dan Kasihan,” katanya.

Bupati Bantul juga meminta lurah atau kepala desa menugaskan dukuh, untuk mendata pengelolaan sampah per rumah tangga. Pendataan ini terkait sampah sudah dipilah atau berlangganan pengelolaan sampah setempat.

Sumber : antara

Baca juga : Waduh, Sampah Plastik dari Asia Sampai di Natuna

Bayu

Jadwal Pemadaman Listrik DIY, Jumat 19 Januari 2024

Previous article

Es Selendang Mayang, Kuliner Betawi Terinspirasi Kisah Cinta Si Jampang

Next article

You may also like

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in News