Flash Info

Patok Batas 317 Akhirnya Ditemukan setelah 42 Tahun

0
sentimen negatif Indonesia-Malaysia
patok-ke-371-perbatasan-indonesia-malaysia-ditemukan (foto : Merdeka)

STARJOGJA.COM, Flash Info – Patok batas negara Indonesia dengan Malaysia yang dicari puluhan tahun akhirnya ketemu. Para prajurit TNI dari Batalyon Infanteri (Yonif) Raider 613 Raja Alam akhirnya menemukan patok batas 317 di Pegunungan Schwanner setelah 42 tahun tak terpantau patroli.

“Patok-patok batas itu ada di kawasan yang disebut ‘blank’ area,” Kata Komandan Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Letnan Kolonel (Letkol) Inf Fardin Wardhana, kepada Antara Sabtu (2/3/2019).

Kawasan itu dikenal sebagai wilayah dengan medan ekstrem, di mana alam terbentang dalam bentuk pegunungan dengan lereng curam dan terjal ditutupi hutan rimba yang lebat dan rapat.

Baca Juga : Mendagri : Wajah Kawasan Perbatasan Telah Berubah

Berada di ketinggian 1.200 1.997 meter di atas permukaan laut, kawasan itu bersuhu 7 13 derajat celsius pada malam hari dan 18 23 derajat celsius pada siang hari. Hujan turun setiap hari.

“Setiap hari juga berkabut,” kata Komandan Pos Pamtas Long Midang Letnan Satu Infanteri (Lettu Inf) Solo Atmanegara.

Karena itu selama sebulan penuh selama Februari 2019 Komandan Satgas mengirim patroli dari Pos Pamtas Long Midang di Krayan yang terdekat dengan lokasi “blank spot” tersebut, yang secara administrasi berada dalam teritori Kecamatan Krayan, Kabupaten Nunukan, Provinsi Kalimantan Utara.

Kecamatan Krayan berbatasan langsung dengan negara bagian Sarawak dari Federasi Malaysia, sebagai bagian 500 km panjang perbatasan Kabupaten Nunukan dengan Sabah dan Sarawak, Malaysia. Garis batas kedua negara ada di punggung gunung-gunung rangkaian Pegunungan Schwanner.

“Kami menempuh belantara dengan medan ekstrem sepanjang 80 km. Kami temukan patok C700 hingga patok C482. Seluruhnya ada 317 patok,” kata Lettu Atmanegara yang memimpin langsung patroli bersama perwira topografi Letda Ctp Yudi.

Setiap patok yang ditemukan tim didokumentasikan kembali, dikonfirmasikan titik koordinatnya dengan catatan yang sudah ada. Lokasi di sekitar setiap patok juga kembali dibersihkan dari tanaman atau dedaunan, atau longsoran tanah yang menutupi. Patok batas 317 kini telah ditemukan.

“Umumnya kondisi patok-patok perbatasan tersebut masih bagus. Hanya ada beberapa yang miring dan tertimbun baik tanah karena longsor maupun reruntuhan kayu,” kata Lettu Atmanegara.

Ia juga menegaskan semua patok sudah telah dipastikan keberadaannya, sudah dibersihkan, dan beri tanda kembali. Termasuk patok batas 317.

Komandan Satgas (Dansatgas) Pamtas Yonif Raider 613 Raja Alam Letkol Inf Fardin Wardhana mengungkapkan rasa bangga dan hormat dirinya atas kegigihan para prajurit yang melaksanakan patroli patok blank spot area tersebut.

“Dengan tekad kuat kamu semua sebagai pasukan penjaga perbatasan, setapak demi setapak menembus wilayah yang selama hampir 42 tahun tidak terpatroli, bahkan dengan menggunakan helikopter pun tidak, karena medan tersebut relatif tertutup kabut sepanjang hari,” kata Dansatgas memuji anak buahnya.

Ia berharap kesuksesan misi itu dapat menjadi acuan dan semangat untuk Satgas Pamtas berikutnya untuk menjaga kedaulatan wilayah NKRI.

Saat ini pos-pos pamtas di perbatasan dijaga oleh Yonif Raider 613 Raja Alam, kesatuan yang bermarkas di Tarakan, Kalimantan Utara, dan jadi bagian organik dari Kodam VI Mulawarman.

Operator TikTok Bayar Denda Rp 80 Miliar

Previous article

Piala Presiden 2019 : Persib Takberdaya Hadapi PS Tira Persikabo

Next article

You may also like

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Flash Info